Menyapa Malam

Malam ini senyap, bisa dikatakan hidup dominan sendiri. Tetapi kadang kala kesendirian itu juga penting, sebagai tanda bahwa setiap kita merenungi nasibnya. Merenungi dalam diam, kesalahan dan ucapan yang kurang mapan.

Pernah mendengar kata “Ya” ataupun “Tidak”, sama sekali hampir semua percakapan dibarengi kata itu.

Selamat malam, Pak/Bu!

Kini, dekapan dan kasih itu pudar. Kata letih dan lelah itu tidak bisa diutarakan oleh Ayah dan Ibu. Semakin hari semakin pudar, di asah oleh waktu, di gerus oleh keadaan. Semuanya, menjadikan kita pisau, tajam dan tidak dimanfaatkan sama sekali.

Tinggalkan komentar